Hamil Sehat Bahagia | Tips cepat hamil kali ini akan membahas berbagai fakta yang sudah kita ketahui namun
ternyata hanya sebatas mitos saja, jadi kebenarannya masih diragukan walaupun
itu bisa saja benar.
Mitos-mitos tersebut adalah:
- Jadwal haid yang tidak teratur tidak akan berdampak pada
kehamilan, ternyata dengan
jadwalhaid yang tidak teratur akan membuat pusing kedua pasangan karena akan
membuat sulit penentuan masa subur, yang tentu saja akan mengurangi peluang untuk
kehamilan.
- Semakin sering berhubungan dengan suami akan meningkatkan
peluang kehamilan,
mitos ini diragukan kebenarannya walaupun ada kemungkinan benar. Karena wanita
hanya bisa melepaskan sel telur sekali sedangkan pria dalam sekali mengeluarkan
sperma akan mengeluarkan jutaan sperma untuk menembus sel telur, walaupun yang
berhasil hanya satu sprema yang membuahi. Dan lagi apabila sering dikeluarkan
jumlah sperma yang akan keluar akan cenderung menurun.
- Infeksi seksual pada saat sebelum menikah tidak akan
mempengaruhi peluang untuk hamil, kenyataannya ada beberapa penyakit seksual yang akan memberikan akibat
yang fatal pada organ seksual seperti: chlamydia, gonorrhea, dan peradangan
panggul. Penyakit tersebut membuat tuba falopi yang merupakan tempat bertemunya
sel telur dengan sperma mengalami kerusakan. Dan apabila telah rusak bisa
dikatakan akan mengalami kesulitan untuk hamil. Apabila terjadi kehamilan,
kemungkinan terjadinya kehamilan di luar rahim akan semakin besar. Dan yang
terparah masih banyak orang yang menganggap remeh penyakit seksual dengan
kemungkinan kehamilan, seperempat wanita tidak mengetahuinya.

- Pengaruh usia terhadap kesuburan, semakin tua usia seorang wanita semakin sulit wanita
tersebut untuk hamil. Terutama pada wanita berusia 36 tahun ke atas, pada
wanita usia tersebut lebih sulit untuk hamil, apabila hamilpun akan beresiko
cukup tinggi untuk mengalami keguguran dan melahirkan anak dengan kelainan
genetik seperti down syndrome.
- Percaya akan suatu posisi seks yang akan mempercepat
kehamilan, tidak ada salah
dalam mempercayai posisi seks tertentu yang akan mempercepat kehamilan.
Walaupun itu tidak benar namun juga tidak ada efek samping apa pun juga.
- Bercinta saat atau setelah ovulasi terjadi, mitos ini kurang tepat. Sebaiknya apabila ingin
berhubungan atau bercinta dengan suami lakukanlah sebelum saatnya ovulasi atau
sel telur lepas. Untuk mengetahui kita bisa membeli tes peck di apotik yang
bisa menunjukkan kapan waktu akan terjadi ovulasi, dilihat dari naiknya hormon
yang menyebabkan ovulasi. Apabila sudah ada kenaikan hormon berarti antara
24-48 jam kemudian akan terjadi ovulasi, sebaiknya anda segera bercinta dengan
suami. Anda tidak perlu kuatir sperma akan mati, karena sperma mampu hidup di
dalam tubuh wanita 3 sampai dengan 5 hari.
- Dokter kandungan aktif memberitahukan masalah kesuburan
anda, dari hasil studi
hanya sekitar 50% wanita saja yang mendiskusikan soal reproduksinya. Sebab
apabila kita tidak bertanya kepada dokter kandungan soal reproduksi kita
sendiri, maka dokter tersebut hanya akan memberitahukan soal keadaan kita saat
itu misalnya kehamilan kita. Di luar itu dokter tersebut tidak akan
memberitahukan, padahal kita bisa membicarakan banyak hal soal reproduksi kita.
Semoga artikel ini bermanfaat buat bunda dan calon bunda ya.